Wednesday, July 2, 2008

Iran Dan Imam Mahdi

aku masih lagi mencari2 segala info tentang iran..
tapi nampaknyar satu benda yang aku jumpa dan amat memeranjatkan aku...
betul2 sukar tuk di percayai..dan aku dapat rasakan ada samting yang tersembunyi dlm kisah iran ini..
dan individu yang aku dapat dari sumer pertikaian ini adalah seseorang yang bernama imam mahdi..semua orang islam tahu imam mahdi adalah utusan dr allah tuk membantu umatnya..
dan hadirnya imam mahdi adalah petanda hampirnya hari kiamat...atau erti yang lebih tepat lagi pengakhir zaman..dan hari kiamat adalah hari yang dinantikan oleh semua umat islam..
aku cuba mencari dan mengenal dgn lebih dekat lagi tentang imam mahdi ini...
bagaimana kemunculan imam mahdi ini...

Dengan mempelajari hadis yang diriwayatkan oleh Ahlul Bait, ia muncul ketika dunia telah siap menerima secara psikologis pemerintahan Allah dan ketika syarat-syarat telah sepadan dengan gagasan atas pemerintahan sejati, Allah akan mengizinkan untuk melangsungkan revolusi sempurnanya. Ia akan tiba-tiba muncul di Mekkah dan seorang penyeru Allah akan mengumumkan ke seluruh dunia bahwa Imam telah muncul. Sejumlah orang terpilih, yang jumlahnya dalam banyak hadis ditentukan sekitar 313 orang, menjadi orang-orang pertama yang menanggapi seruannya, dan akan tertarik kepada Imam bagaikan besi kepada magnet pada saat-saat pertama kemunculannya.

Imam Al-Shadiq as meriwayatkan : "Ketika Imam Zaman muncul, golongan muda dari pengikutnya (syi'ah), tanpa penunjukkan terlebih dulu, akan bangkit dan sampai di Mekkah pada gelapnya malam."1
Pada waktu itu Al-Mahdi akan menyerukan kepada seluruh dunia untuk bergabung dengan gerakannya. Orang-orang yang telah menderita dan kehilangan seluruh harapan atas situasi tersebut akan berkumpul di sekeliling beliau dan akan memberikan bai'at kepadanya. Pada waktu yang singkat sejumlah pasukan besar yang terbangun dari kesadaran, pengorbanan, dan orang-orang pencari-pembaruan di dunia akan siap dipimpin olehnya. Imam Al-Baqir dan Ash-Shadiq - 'alaihimassalam - telah menjelaskan para pembela Al-Qa'im Al-Mahdi sebagai berikut :

Mereka akan menduduki daerah timur dan barat dunia, akan membawahi semuanya atas perintah Imam. Setiap orang dari tentara ini akan mempunyai kekuatan empat puluh orang kuat manusia. Hati mereka lebih keras daripada batangan besi sehingga barisan mereka kepada tujuan di mana ketika mereka mendapati gunung yang terbuat dari besi mereka akan mengatasi dengan kekuatan dalam mereka. Mereka akan meneruskan perjuangan sampai ridha Allah diperoleh.2

Pada waktu itu, para penguasa yang arogan dan penuh dosa, yang tidak memiliki kesadaran bahkan merasakan ancaman, akan keluar dengan pertahanan, menyeru kepada semua kekuatan oposisi dari para pengikut mereka sendiri. Namun laskar keadilan dan reformasi yang merasa jijik dan muak akan kezaliman dan penyiksaan kekuatan para durjana, akan mengambil keputusan untuk menyerang mereka secara serentak dan dengan upaya habis-habisan. Dengan pertolongan dan sanksi Allah laskar Al-Mahdi akan menyapu habis mereka. Kekaguman dan ketakutan akan menghinggapi orang-orang yang selamat yang sepenuhnya akan berserah diri kepada kebenaran, pemerintahan yang adil.

Dengan melihat pemenuhan dari banyak tanda yang dijanjikan dalam hadis-hadis, sejumlah besar orang kafir akan berpaling kepada Islam. Orang-orang yang tetap dalam kekafiran serta kejahatan mereka akan diperangi oleh laskar-laskar Imam Mahdi. Satu-satunya pemerintahan yang berdaulat di seluruh dunia adalah Islam dan manusia akan berusaha keras secara giat untuk melindunginya. Islam akan menjadi agama bagi setiap manusia dan akan masuk ke seluruh bangsa dunia.

Dalam salah satu hadisnya Imam al-Shadiq berkata :

Segera kota Kufah akan kosong dari orang-orang beriman. Pengetahuan [agama] akan menghilang dari daerah itu bagaikan seekor ular yang menghilang dari sarangnya masuk ke dalam bumi [tanpa meninggalkan jejak apapun]. Kemudian ilmu agama akan muncul kembali di kota yang disebut Qumm. Kota tersebut menjadi harta karun ilmu agama dan keutamaan. Dari sana akan menyebar luas ke seluruh dunia, sepenuhnya menghilangkan kebodohan dalam persoalan-persoalan agama di antara kaum lemah, termasuk kaum wanita [yang akan mendukung proses ini dengan mempelajari lagi ajaran Islam].

Ini akan berlangsung dekat dengan kemunculan Al-Qa'im kami. Dengan cara ini, Allah menjadikan Qumm dan para penduduknya sebagai pengganti hujjah-Nya. Jika ini tidak terjadi, bumi akan tenggelam, membenamkan penduduknya, dan di bumi tidak ada hujjah. Ilmu agama akan melintasi bangsa-bangsa dari Qumm dan hujjah Allah akan diterima manusia dengan cara sedemikian sehingga tak seorang pun di bumi yang belum mendengar ajaran Islam dan kebijaksanaannya. Menyusul keadaan ini terjadi Al-Mahdi pun akan bangkit. Hukuman Allah dan siksaan-Nya akan siap dilaksanakan, karena Allah memastikan balasan-Nya hanya ketika manusia telah menolak hujjah-Nya. 1

Dalam hadis lain, Imam as berkata :

Allah menjadikan kota dan para penduduknya untuk berperan sebagai hujjah (bukti) terhadap seluruh tempat lainnya. Dia akan menjadikan Qumm juga sebagai hujjah yang mengatasi tempat-tempat lain, dan melalui penduduknya Dia akan menjadikan suatu argumen terhadap mereka, termasuk manusia dan jin, yang menolak hujjah Eksistensi-Nya. Allah tidak akan menghinakan dan mencemarkan kota Qumm dan penduduknya; sebaliknya mereka akan selalu menikmati rahmat dan pertolongan Allah.

Beliau meneruskan perkataannya :

Agama dan kesalehan di Qumm, semakin berkurang, tidak menarik perhatian manusia. Bukankah ini keadaan bahwa mereka keduanya - Qumm dan Kufah - akan berperan sebagai hujjah Allah dan penduduknya pasti musnah, dan pasti tidak bukti Ilahi bagi sebagian dunia. Lagipula, langit pasti tidak menyisakan keamanan dan pasti tidak ada peringatan yang diberikan kepada manusia. Qumm dan penduduknya akan tetap kebal dari semua malapetaka. Segera akan datang suatu masa ketika Qumm dan para penghuninya akan menjadi hujjah bagi eksistensi Allah bagi seluruh dunia. Hal ini akan terjadi selama kegaiban al-Qa'im kami sampai ia muncul. Jika ini tidak terjadi, maka bumi akan menenggelamkan penduduknya. Malaikat Allah akan menghilangkan semua nestapa dan bencana dari penduduk Qumm. Setiap agresor yang melakukan serangan atas Qumm akan dibinasakan oleh orang-orang yang berperang melawan para agresor ini. Lebih jauh, mereka akan ditimpa bencana yang menyusahkan atau akan berhadapan dengan lawan yang kuat. Sebagaimana para agresor ini melupakan Allah, maka Allah pun akan menjadikan mereka lupa akan Qumm dan penduduknya. 2

Imam Ali bin Abi Thalib as memprediksikan hal-hal berikut tentang Qumm :

Akan ada seorang laki-laki dari Qumm yang akan menyeru manusia kepada kebenaran. Sebagian orang akan memenuhi panggilannya dan akan mengelilinginya bagaikan potongan-potongan besi [yang ditarik oleh magnet]. Angin yang kuat tidak mampu menggeserkan mereka dari tempatnya. Mereka tidak akan letih dan gentar oleh peperangan. Mereka tidak percaya kepada siapapun selain Allah. Akhirnya kemenangan adalah untuk mereka yang bertakwa.3

Anda telah memprediksikan bahwa kaum Muslim akan menjadi mayoritas di masa depan. Spekulasi ini ditentang oleh beberapa hadis berikut. Misalnya, Nabi diriwayatkan telah berkata :

Kelak akan datang suatu zaman ketika tidak ada sesuatupun dari Alquran kecuali ayatnya saja. Dan tidak ada yang bertahan dalam Islam kecuali namanya. Ada orang-orang yang dipanggil Muslim, namun mereka sangat jauh dari Islam. Mereka membangun masjid-masjid yang megah; namun hampa dari petunjuk.4

Tn. Hosyyar : Dalam hadis-hadis semacam itu Nabi belum memprediksikan lebih jauh rincian khusus bahwa akan ada suatu masa di mana kebenaran Islam akan pudar dan itu tidak lebih daripada sekadar gambaran yang tersisa; dan bahwa, meskipun mereka Muslim, mereka jauh dari kebenaran Islam. Namun, prediksi ini pun sesuai dengan mayoritas Muslim, karena adalah mungkin bahwa meskipun Muslim, mereka hanya sedikit dipengaruhi oleh kebenaran dan spiritualitas Islam. Malahan debu tebal inkonsistensi dan tradisionalisme kuno yang pasti hinggap pada Islam akan dibasmi oleh keberadaan pasti dari Imam Keduabelas, yang akan meletakkan pondasi bagi pembaruan bangunan agama. Dalam hal ini patut diingat kembali hadis Nabi yang mengatakan :

Aku bersumpah demi Zat yang di tangan-Nya nyawaku bahwa Islam dan kaum Muslim akan selalu bertambah, sedangkan kaum kafir dan mereka yang menyekutukan Allah dengan yang lain (musyrikin) akan berkurang.

Lantas beliau menambahkan :

Aku bersungguh-sungguh menyatakan bahwa kapanpun malam tiba agama ini akan sampai. 5

Adalah cukup untuk menunjukkan bahwa, pertama, diprediksikan sebelum Imam Keduabelas muncul masyarakat Muslim akan mencapai kedudukan mayoritas. Kedua, ketika ia muncul banyak orang akan memeluk Islam karena aras kesempurnaan manusia pasti mencapai kadar tersebut yang akan meneruskan manusia untuk menerima kebenaran Islam, sebagaimana banyak hadis meriwayatkannya. Dalam hadis berikut Imam al-Baqir telah berkata :

Ketika al-Qa'im kami muncul, Allah akan 'menyentuhkan' rahmat kepada kepala makhluk-makhluk-Nya, sehingga akal mereka menjadi sempurna, dan mampu merealisasikan mimpi-mimpi mereka dengan akalnya itu.6Imam Ali bin Abi Thalib as berkata :

Di Hari Akhir dan hari-hari bencana dan kejahilan manusia, Allah akan mengangkat seseorang dan akan menolongnya serta melindungi para pengikutnya melalui para malaikat. Allah akan membantunya melalui tanda-tanda yang menakjubkan dan akan memberinya kejayaan di atas semua penduduk dunia, baik mereka suka ataupun tidak, mereka akan memeluk agama yang sejati. Dia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan persamaan, kecerdasan dan rasionalitas. Jarak antara tempat-tempat semakin susut baginya dengan cara sedemikian sehingga tidak ada orang kafir yang akan tersisa kecuali akan dibawa kepada keimanan [oleh orang yang diangkat Allah], dan tiada satu pelaku maksiat pun yang akan tersisa melainkan ia akan menjadi saleh.7"Musuh-musuhmu akan Saling Menghancurkan"
Persoalan lain yang membantu memecahkan persoalan yang diajukan oleh Ir Madani adalah bahwa kondisi umum dunia, kemajuan dalam penemuan-penemuan ilmiah yang berbahaya, dan perlombaan bersenjata antara bangsa Barat dan Timur, di samping kebangkrutan moral umum dalam kemanusiaan, membolehkan kita untuk mengantisipasi di mana kekuatan adidaya, termasuk Yahudi dan Kristen, akan mendorong satu sama lain dalam aktivitas perseteruan, dan akan menghancurkan mayoritas penduduk dunia dengan perlengkapan senjata-senjata penghancur. Kelompok besar lainnya akan menjadi korban dari penyakit sulit yang akan merata [mungkinkah ini AIDS, wahai pembaca, tolong renungkan fenomena ini - pen.] sebagai suatu akibat kehancuran manusia terhadap sistem kekebalan alami yang disediakan oleh Allah pada tubuh manusia dan lingkungan.

Seorang sahabat Imam al-Baqir yang bernama Abdul Malik al-A'yan meriwayatkan bahwa suatu ketika ia berdiri sewaktu datang Imam al-Baqir dan, bersandar pada tangannya, menangis, seraya berkata : "Saya sangat berharap saya akan menyaksikan periode al-Qa'im ketika masih ada beberapa kekuatan yang tersisa padaku." Imam (as) menghiburnya dan berkata :

Apakah kamu tidak puas bahwa musuh-musuhmu sibuk satu sama lain [dalam konflik], sedangkan engkau tinggal dengan nyaman di rumah ? Ketika al-Qa'im kami bangkit salah seorang di antara kalian akan mendapatkan kekuatan 40 manusia. Hatimu bagaikan baja, yang sekiranya dilempar ke atas gunung, niscaya gunung itu hancur seluruhnya. Engkau akan menjadi pemimpin dunia dan penjaganya.8

Dalam hadis lain Imam ash-Shadiq memprediksikan hal berikut :

Sebelum kemunculan al-Qaim dua kematian akan terjadi : kematian merah dan kematian putih. Kematian akan membunuh lima dari setiap tujuh orang. Kematian merah akan terjadi dengan sarana pembunuhan dan kematian putih melalui epidemik.9

Zurarah bin A'yan, sahabat dekat Imam ash-Shadiq, pada salah satu kesempatan bertanya kepada Imam : "Apakah seruan dari langit [sebagaimana diprediksikan dalam hadis-hadis kemunculan al-Qa'im], itu benar adanya ?" Imam menjawab : "Aku nyatakan dengan sungguh-sungguh bahwa sebenarnya itu akan terjadi sebagaimana seluruh manusia [yang telah mendengarnya] akan mengulang [seruan] tersebut dengan lidah mereka." Beliau menambahkan ; "Al-Qa'im tidak akan muncul sampai sembilan dari setiap sepuluh orang dibinasakan."10


qumm adalah istilah dlm bahsa arab bermakna Iran...
itulah kaitan iran dan juga Imam Mahdi...
terpualang kepada individu masing2 tuk percayakan NYA..